Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang Berlaku di Indonesia

pelanggaran lalu lintas pelanggaran lalu lintas
Agar pengendara tidak mendapat sanksi tilang dari petugas kepolisian, maka Anda wajib tahu apa saja jenis pelanggaran lalu lintas yang berlaku di indonesia. Pasalnya, masih banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang kerap menyepelekan aturan lalu lintas. Akibatnya, selain mendapat sanksi tilang dari petugas maka pengendara juga bisa saja celaka ketika sedang mengemudi. Hal tersebut disebabkan karena mengemudikan kendaraan dengan melanggar aturan dan larangan lalu lintas yang berlaku. Oleh karena itu, sangat penting mematuhi aturan lalu lintas selama berkendara. Sebab, Anda bisa saja dikenakan pasal pelanggaran lalu lintas yang telah diatur oleh Undang-Undang. Alhasil, sanksi yang Anda terima pun bergantung pada jenis pelanggarannya. Hukuman paling ringan tentu saja membayar denda sesuai dengan jenis kesalahannya. Dan hukuman paling berat adalah dipenjara untuk jangka waktu tertentu, sesuai dengan aturan Undang-Undang Lalu Lintas. Biasanya, jenis pelanggaran yang dikenakan hukuman berat karena berkendara dengan ugal-ugalan hingga menyebabkan seseorang luka parah atau bahkan meninggal dunia. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk tetap berhati-hati ketika berkendara di jalan raya. Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang Wajib Anda Ketahui Sebagai pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, Anda diwajibkan untuk mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku di Indonesia. Sebab, aturan tersebut bertujuan agar pengendara tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan ketika berkendara. Selain itu, aturan lalu lintas ini juga bertujuan untuk menghindari kemacetan di ruas-ruas jalan tertentu. Namun kenyataannya, masih banyak pengendara yang masih melanggar aturan dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, ini dia daftar pelanggaran dalam berlalu lintas yang wajib diketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut ini : Tidak Memiliki Surat Izin Mengemudi Jenis pelanggaran yang biasanya sering dilakukan oleh pengendara adalah tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Dalam aturan lalu lintas, seorang pengendara wajib membawa SIM. Jika tidak, maka pengendara dapat dikenakan hukuman 4 bulan penjara atau denda hingga 1 juta rupiah. Jika pengendara memiliki SIM namun tidak dapat menunjukkan kepada petugas, maka dikenakan hukuman 1 bulan penjara atau denda 250 ribu rupiah. Tidak Membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Jenis pelanggaran lalu lintas yang kedua adalah tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK). Apabila pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat tidak membawa STNK, maka dapat hukuman 2 bulan penjara atau denda pelanggaran lalu lintas sebesar 500 ribu. Merubah Spesifikasi dan Perlengkapan Kendaraan Jenis pelanggaran yang ketiga adalah merubah spesifikasi dan perlengkapan kendaraan roda dua maupun roda empat. Salah satunya adalah mengganti spion maupun knalpot brong. Hal ini tentu saja mengganggu kenyamanan pengendara lain. Apabila Anda melanggar aturan tersebut, maka pihak petugas kepolisian dapat menjatuhkan sanksi denda tilang mencapai 500 ribu atau bahkan kurungan badan maksimal 2 bulan. Tips Meminimalisir Pelanggaran Lalu Lintas Saat Berkendara Memang, ada dua jenis sanksi yang diterapkan oleh pemerintah agar masyarakat patuh terhadap aturan dalam berkendara. Mengingat hukuman melanggar lalu lintas ini cukup besar, maka Anda harus mengubah cara berkendara. Anda harus menjadi pengendara yang tertib dan taat terhadap aturan ketika berkendara. Ada beberapa tips agar tidak melakukan pelanggaran lalu lintas yang berujung dengan sanksi denda hingga ancaman pidana. Tips pertama, cek terlebih dahulu surat-surat yang harus Anda bawa ketika berkendara. Anda wajib memiliki SIM atau lisensi dalam mengendarai kendaraan. Selain itu, Anda juga harus membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang digunakan. Apabila tidak membawa kelengkapan surat-surat tersebut, maka petugas bisa saja memberikan sanksi tilang kepada pengendara. Tips kedua, cek spesifikasi kendaraan. Pastikan kendaraan yang digunakan telah sesuai dengan standar pabrikan. Tips ketiga, pastikan Anda tidak melanggar arus lalu lintas. Setelah itu, pastikan Anda berkendara sesuai marka jalan hingga patuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya. Sehingga, Anda tetap selamat sampai tujuan karena mematuhi aturan yang berlaku. Sebab, banyak contoh pelanggaran lalu lintas yang berakhir dengan kecelakaan di jalan raya. Oleh karena itu, Anda wajib berkendara dengan berhati-hati dan patuhi aturan serta rambu-rambu lalu lintas di jalan raya. Agar pengendara tetap selamat sampai ke tujuan, maka Anda harus mengetahui betul etika dalam berkendara. Sebab, masih banyak orang yang tidak paham aturan lalu lintas. Oleh karena itu, ketahui jenis pelanggaran lalu lintas yang memiliki ancaman sanksi tertinggi di Indonesia.